Senin, 02 Desember 2019

Distro Linux 2

Aplikasi yang digunakan di Linux untuk office applicaton
1. LibreOffice
      LibreOffice (sebelumnya bernama OpenOffice) merupakan project yang di kembangkan oleh The Document Foundation yang bertujuan untuk membuat aplikasi text/word prosessor yang dapat di gunakan untuk semua platform. LibreOffice memiliki semua tools yang di butuhkan untuk membuat & mengedit dokumen, mulai dari word processor, spreadsheet, slide show, diagram, gambar hingga beroperasi dengan database. Aplikasi office ini tersedia dalam 110 bahasa. LibreOffice tersedia dalam platform Windows, Linux, MacOS hingga Android (LibreOffice Viewer). Dengan fitur yang lengkap dan kemampuan membuka hampir setiap jenis dokumen, LibreOffice menjadi aplikasi office berbasis open source yang paling banyak di gunakan. Kekurangan dari aplikasi LibreOffice adalah kurang kompatibel dengan dokumen yang di simpan dari Microsoft Office. Meskipun LibreOffice dapat membuka dokumen namun format, rumus, formasi dan gambar biasanya tidak muncul.
2. WPS Office
         Aplikasi selanjutnya adalah WPS Office (sebelumnya bernama KingSoft Office) merupakan aplikasi office buatan KingSoft yang berbasis di China. WPS Office (WPS singkatan dari Writer, Presentation, Spreadsheet) tersedia untuk sistem operasi Windows, Linux, iOS dan Android. Aplikasi WPS Office sejauh yang saya alami merupakan aplikasi dengan support terbaik terhadap dokument Microsoft Office. Baik rumus, format, formasi maupun gambar akan muncul (hampir) secara sempurna di WPS Office. Kelebihan lain dari aplikasi ini adalah penggunaan RAM yang relatif sedikit (tidak seperti LibreOffice yang rakus RAM). Namun yang menjadi kelemahan WPS Office adalah iklan yang banyak, seperti pop up yang muncul di pojokan layar (gede dan sering muncul).
3. Only Office 
       OnlyOffice merupakan aplikasi office buatan Ascensio System SIA, perusahaan IT yang berbasis di Latvia. Aplikasi ini memiliki fitur yang terbilang lengkap mulai dari document management (word processor, spreadsheet & presentation), email hingga project management tersedia pada aplikasi yang satu ini. Selain itu aplikasi ini juga multiplatform (saat ini mendukung Windows, Linux & MacOS) dengan tambahan layanan edit office secara online. OnlyOffice mendukung berbagai format dokumen, seperti DOCX, XLSX, PPTX, ODT, DOC, RTF, EPUB, MHT, HTML, HTM, ODS, XLS, CSV, ODP, PPT.
4. SoftMaker Office
SoftMaker Office merupakan aplikasi office buatan SoftMaker Software GmbH yang berbasis di Jerman. Aplikasi ini terbilang matang karena telah di buat 24 tahun lalu (jaman bahula :D). SoftMaker Office tersedia untuk platform Linux dan Windows, untuk platform MacOS sendiri masih dalam tahap pengembangan. Dari segi kompabilitas dan user interface SoftMaker Office sangat baik. Aplikasi ini, meskipun memiliki format dokumen sendiri namun dapat membaca dokumen dari Microsoft Office dengan baik. Jika Anda terbiasa menggunakan Miceosoft Office 2007 dan 2010 maka Anda akan cepat terbiasa dengan SoftMaker Office karena dari segi tampilan yang mirip. Oh iya, aplikasi SoftMaker oo tersedia dalam dua lisensi yakni free/register dan professional yang mengharuskan Anda untuk membayar. Namun menurut saya pribadi, harga SoftMaker Office cukup affordable. Tidak semahal aplikasi office dari Microsoft.
5. Google Docs
Google Docs menjadi salah satu aplikasi office favorite saya. Google Docs hadir dengan berbagai kelebihan mulai dari integrasi dengan akun Google (Gmail, Google Drive dll), mendukung berbagai format dokumen, menu yang simpel dan aman. Selain kelebihan di atas Google Docs juga memiliki sejumlah kekurangan seperti lemot, butuh koneksi internet yang cepat dan terkadang memakan terlalu banyak RAM yang menyebabkan browser crash.Aplikasi buatan Google ini memiliki fitur kunci yang cocok untuk Anda yang senang berkolaborasi seperti dapat menyimpan file dalam layanan Google Drive sehingga dapat di akses oleh banyak orang, user restriction yang bagus, support editing oleh banyak orang secara realtime dll.

Aplikasi yang digunakan di Linux untuk Design
1. GIMP 
        GIMP adalah singkatan dari (GNU Image Manupulation Program). GIMP bisa menjadi alternatif Photosop di Linux. GIMP juga bisa digunakan untuk painting dengan pen tablet. Karena GIMP sudah bisa mendeteksi tekanan pada pen.
2. Inkscape
    Inkscape adalah aplikasi untuk desain vektor. Inkscape bisa menjadi alternatif untuk CorelDraw dan Adobe Illustrator di Linux. File desain inksacpe memiliki ekstensi SVG (Scalabe Vector Graphic). Ekstensi ini sudah menjadi standar dalam gambar vector dan juga bisa dibuka melalui browser bila digunakan dalam web. Selain itu, Inkscape juga bisa membaca file-file lain seperti AI, EPS, TIFF, dan CDR.9
3. Gravit Designer
     Gravit bukan aplikasi Open Source, tapi ia gratis dan bisa digunakan di Linux. Gravit sama seperti Inkscape untuk desain vektor. Aplikasi ini memiliki tampilan yang lebih modern dan sederhana. Keunggulan yang dimiliki gravit dibandingkan Inkscape adalah ia memiliki stok gambar ikon, emoji, sticker, simbol, shape, dll. yang siap dipakai.Jadi kita tidak perlu membuat gambar dari Nol.Gravit dapat digunakan secara online dengan mengakses langsung websitenya dan secara offline dengan diinstal melalu paket appimage.
4. Vectr
       Vectr juga bukan aplikasi open source, tapi ia bisa digunakan di Linux secara gratis. Vectr sama seperti Gravit Designer, ia bisa digunakan secara offline dan juga online melalui websitenya. Vectr memiliki tampilan yang lebih sederhana dibandingkan Gravit Design. Vectr dapat digunakan untuk membuat berbagaimacam desain seperti desain Web, desain UI/UX, desain ilustrasi, ikon, logo, dan sebagainya.
5. Krita 
      Krita sebenarnya aplikasi yang fokus untuk menggambar atau painting. Krita mendukung banyak format file seperti PSD, XCF, SVG, PNG, ORA, dll. Krita memiliki banyak tools dan tampilannya mirip-mirip seperti Photoshop. Krita dapat digunakan untuk membuat desain poster, desain ilustrasi, komik, meme, dan lain-lain.
6. Evolus Pencil
Sebenarnya Pencil bukan termasuk aplikasi desain grafis maupun painting. Pencil termasuk dalam aplikasi CASE (Computer Aided Software Engineering) atau aplikasi untuk merancang Software.Pencil biasanya digunakan untuk mendesain UI/UX untuk aplikasi Mobile, Desktop, dan juga Web.Desain UI/UX bisa juga dilakukan dengan Inkscape dan GIMP. Sedangkan dengan Pencil, akan terasa lebih mudah. Karena di sana sudah tersedia template untuk mendesain.
Aplikasi yang digunakan di Linux untuk Jaringan
1. NMAP
      NMAP adalah (Network Mapper) sebuah aplikasi atau tool yang berfungsi untuk melakukan port scanning. Nmap dibuat oleh Gordon Lyon, atau lebih dikenal dengan nama Fyodor Vaskovich. Aplikasi ini digunakan untuk meng-audit jaringan yang ada. Dengan menggunakan tool ini, kita dapat melihat host yang aktif, port yang terbuka, Sistem Operasi yang digunakan, dan feature-feature scanning lainnya. Pada awalnya, Nmap hanya bisa berjalan di sistem operasi Linux, namun dalam perkembangannya sekarang ini, hampir semua sistem operasi bisa menjalankan Nmap.
 2. MTRG
     MTRG singkatan dari Multi Router Traffic Grapher (MRTG)Secara singkat, Multi Router Traffic Grapher (MRTG) adalah Tool yang berguna untuk me- Monitor traffic pada jaringan. MRTG pertama kali dibuat oleh Tobias Oetiker pada tahun 1994 dengan menggunakan protokol Simple Network Management Protocol (SNMP) 53 yang biasanya dimiliki oleh setiap Interface jaringan (antara lain hub, switch, router, network card atau NIC, access point,dan lain-lain). Pada saat itu, jaringan internet masih mempunyai sambungan internet dengan kecepatan 64 Kbps yang menghubungka n lebih dari 1000 komputer. Hal ini membuat user sangat tertarik untuk mengetahui keadaan status jaringan terutama pada router utamanya.Program MRTG aslinya ditulis menggunakan bahasa script Perl yang menggunakan utilitas eksternal untuk mengambil data SNMP dan membuat gambar tipe GIF untuk tampilan halaman HTML. Ketika MRTG diumumkan pada tahun 1995, software ini menyebar dengan cepat dan banyak dipergunakan. MRTG menggunakan SNMP untuk mengirimkan request dengan dua Object Identifier (OID) ke peralatan yang digunakan. Peralatan yang menyediakan SNMP akan mempunyai Management Information Base (MIB) untuk melihat spesifikasi OID. Setelah mengumpulkan informasi, MIB akan mengirimkan kembali data yang dienkapsulasi pada protokol SNMP. MRTG mencatat data ini pada statistik (log) di sisi client bersamaan dengan data yang telah dicatat sebelumnya untuk peralatan yang digunakan pada jaringan. Kemudian MRTG membuat dokumen halaman HTML berbentuk gambar yang menyediakan visualisasi secara langsung berisi sekumpulan grafik mengenai keadaan traffic jaringan. Keuntungan memakai Tool MRTG adalah dari faktor kesederhanaan dan fungsionalitasnya. MRTG bisa dikonfiguras ikan dengan mudah untuk memantau penggunaan bandwidth akan suatu interface yang mendukung SNMP dan juga bisa memantau peningkatan traffic dalam berbagai skala (harian, rata-rata setiap 54 lima menit) sampai skala tahunan. Dalam hal ini, user dapat dengan mudah melihat jika ada lonjakan traffic yang menandakan ada sesuatu yang tidak beres dalam jaringan. Keuntungan Sebenarnya keunggulan dari MRTG adalah dari faktor kesederhanaan dan fungsionalitasnya. MRTG bisa dikonfigurasikan dengan mudah untuk memantau penggunaan bandwidth dalam suatu interface yang mendukung SNMP.Anda juga bisa memantau peningkatan traffic dalam berbagai skala (daily, rata-rata setiap 5 menit), sampai skala tahunan.Anda dapat dengan mudah melihat jika ada lonjakan traffic yang menandakan ada sesuatu yang tidak beres dalam jaringan.Adanya worm ataupun trojan yang biasanya mempengaruhi traffic upload dapat dideteksi dengan melihat grafik upload yang dihasilkan oleh MRTG.Integrasi dengan web server juga memudahkan Administrator untuk melakukan pemantauan dari jarak jauh, tanpa harus melalui proses otentifikasi  
Aplikasi yang digunakan di Linux untuk bahasa program
1. MYSQL
     MySQL adalah sebuah database management system (manajemen basis data) menggunakan perintah dasar SQL (Structured Query Language) yang cukup terkenal. Database management system (DBMS) MySQL multi pengguna dan multi alur ini sudah dipakai lebih dari 6 juta pengguna di seluruh dunia.
2. PostgreSQL
       Database PostgreSQL merupakan aplikasi pengolah data atau database yang memiliki sifat Opensource. Aplikasi pengolah data ini dapat dipergunakan pada sistem operasi Windows, Linux dan FreeBSD. 
Kelebihan Databese PostgreSQL

  • Memiliki arsitektur multiproses sehingga memiliki tingkat stabilitas yang lebih tinggi.
  • Dalam load tinggi, kecepatan PostgreSQL sering lebih baik ketimbang MySQL karena memiliki locking di level yang lebih rendah ketimbang MySQL JOIN yaitu Row
  • Memiliki fitur OO seperti pewarisan tabel dan tipe data, Atau data Array yang kadang praktis untuk menyimpan banyak item data di dalam satu record
  • Menyediakan hampir seluruh fitur-fitur database seperti yang terdapat dalam produk database komersial pada umumnya
  • Memiliki tipe data geometri seperti titik, garis, lingkaran, poligon yang mungkin berguna bagi apliaksi ilmiah tertentu
  • Memberikan kemampuan mendefinisikan sebuah field sebagai array
  • Memiliki hampir semua fasilitas standar yang di inginkan seperti view, trigger, subselect, stored procedure, dan foreign key constraint.
  • Memiliki rule, yaitu tindakan custom yang bisa kita definisikan dieksekusi saat sebuah tabel, di INSERT, UPDATE, atau Delete.
  • Memiliki kemampuan untuk membuat koneksi dengan database lain sepergi DBDUMP, Interbase, PGaccess, dan beberapa database linux
  • Memiliki kemampuan yang bisa digunakan dalam pembuatan situs yang berbasis WebGIS untuk pemetaan.
  • Free dan gratis
  • Mendukung banyak jenis bahasa pemrograman 


Kekurangan PostgreSQL

  • Kurang banyak peminatnya
  • Kurang fokus dalam hal kecepatan dan kerampingan data
  • Sulit diterapkan di sistem Windows

 3. Informix
     Informix adalah DBMS yang saat ini berada di bawah IBM. Database ini merupakan database yang berorientasi OBJEK yang paling menjanjikan. Informix yang versi terbaru telah di bangun dengan beberapa fitur baru, seperti kemampuan NoSQL yang merilis cara untuk menggabungkan data terstruktur dengan cara cerdas.

Senin, 25 November 2019

Distro Linux

Distro Linux di Indonesia
Berkembangnya sistem operasi pada saat ini, maka indonesia juga mempunyai distro linux sendiri.
Distro linux buatan indonesia adalah :
1. BlankOn
2. IGN(IGOSNusantara)
3. GrombyangOS
4. TeaLinuxOS
5. DracOSLinux
6. DesaOS
7. Zencafe
8. GarudaOS
9. Kuliax
10. DewaLinux
11. TargetLinux


BLANKON
• BlanKOn adalah distribusi Linux yang dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Tim Pengembang BlankOn.
• Distribusi ini dirancang sesuai dengan kebutuhan penggunakomputerumumdiIndonesia.
• Linux BlankOn dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan,perkantoran dan pemerintahan.
• Bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sumber daya manusia Indonesia dalam konteks perangkat lunak bebas dan terbuka.
• awalnya BlankOn berbasis sistem Fedora, namun kemudian berubah setiap versi nya ,yaitu versi 2 basis sistem Konde , lanjut ke versi 3 basis sistem Lontara, versi ke 7 berbasiskan sistem Ubuntu, versi 8, BlankOn menggunakan Debian sebagai indukkan dan memiliki DE (Desktop Environment) sendiri yang bernama Manokwari, dan kini versi terbarunya Blankon X dengan basis Tambora.


IGN (IGOS NUSANTARA)
• IGOS nusantara Merupakan distro Open Source buatan indonesia sejak 2006 hingga saat ini.
• Dikembangkan oleh LIPI dengan dibantu oleh komunitas open source indonesia.
• Setiap tahun dikeluarkan versi baru.
Versi pertama dirilis tahun 2006 memakai nama IGN 2006 (R1), lalu IGN 2007 (R2), IGN 2008 (R3), IGN 2009 (R4), IGN2010 (R5)danIGN2011(R6). • Mulai rilis ketujuh atau R7, IGOS Nusantara tidak memakai kode tahun.
• Sejak IGN 8.0, selain versi 32bit juga tersedia versi 64bit.
• Tahun 2014 tersedia rilis sepuluh atau IGNX
• Dalam membuat OS ini banyak komentar positif dari Institut dan Media.
• Penilaian atau komentar positif untuk IGN sebagai “distro karya anak bangsa yang patut dibanggakan” diperoleh untuk IGOS Nusantara versi 8.0.
• Penilaian ini antara lain didasarkan pada:
1. Distro ini sangat Menarik
2. tampilan sangat Cantik dan penggunaan kernel yang handal
3. dukungan boot untuk perangkat UEFI(Seperti BIOS).
4. dapat menjalankan aplikasi sehari-hari
5. dan mempunyai aplikasi tambahan lainnya.

GrombyangOS
• Distro lokal yang dirilis pertama kali pada 2014 ini, dikembangkan secara khusus oleh grOS-TEAM untuk tujuan dibidang pendidikan.
• GrombyangOS di-build in dengan aplikasi-aplikasi yang dapat menunjang untuk kebutuhan dunia pendidikan, seperti Kalzium, Bkchem, LibreOffice, Kbruch, KAlgebra, Othman Qur’an Browser, dan Kgeography.
• Sistem yang dibangunnya merupakan remastering dari Xubuntu, yang dikenal dengan desktop xfce-nya yang ringan. 

TEA LINUX OS
• TeaLinuxOS adalah distro Linux turunan Ubuntu yang dikembangkan oleh Dinus Open Source Community (DOSCOM) yang berorientasi pemrograman.
• Dengan menghadirkan filosofi, “Nikmatnya sebuah racikan”, TeaLinuxOS dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux pemrograman yang dikhususkan untuk dunia pendidikan.

DracOS Linux
• DracOs adalah sistem operasi linux, bersifat opensource yang di bangun berdasarkan Linux From The Scratch.
• Dracos linux di bawah perlindungan GNU General PublicLicensev3.0.
• Sistem operasi ini merupakan salah satu varian distro linux , yang di gunakan untuk melakukan pengujiansecurity(penetrationtesting).

DESA OS
• Desa OS dibuat secara khusus sesuai dengan kebutuhan masyarakat pedesaan.
• Selain karena spesifikasi komputer yang dibutuhkannya tergolong rendah, tampilan dan penggunaannya yang simple juga membuatnya mudah dioperasikan.
• Desa OS dikembangkan secara khusus oleh Developer Gedhe Foundation dengan aplikasi unggulan Sistem Komunikasi Antar Rakyat(SiKomAr)danSistemInformasiDesa(Sidesa2.0).

Zencafe
• Distro ini ditujukan untuk Warnet (Warung Internet), oleh karena itu ia membawa perangkat lunak pengelola Warnet (Internet Cafe Management Software) Mkahawa.
• Selain aplikasi khusus pengelola warnet, Zencafe juga dilengkapi dengan OpenOffice, peramban Firefox,Pidgin,GYachE,autorecovery,dll.
• Zencafe termasuk distro ringan yang dapat diinstal dikomputer berspesifikasi rendah.

GARUDA OS
• Garuda OS merupakan Sistem operasi Linux terbaru buatan anak indonesia.
• OS ini tidak kalah hebatnya dengan OS yang lain karena memiliki fitur-fitur yang menarik.
• fitur-fitur yang akan didapatkan dalam Garuda OS adalah Mendukung penggunaan dokumen dengan format SNI (standar nasional indonesia), Aman dari gangguan virus, Atabilitas cukup tinggi, dan berbahasa indonesia tentunya.
• SistemGarudaOS ini disediakan gratis.
• Garuda OS dapat menjalankan beberapa Aplikasi yang biasanya dijalankan diwindows.
• Persyaratan yang harus dipenuhi apabila ingin mengubah OS pada Komputer, cukup komputer dengan processor intel ataupun AMD sekelas pentium IV ke atas, hardisk 8 GB dan RAM minimal 512MB.

KULIAX 
• Kuliax adalah salah satu distro linux buatan Indonesia yang dikhususkan untuk kebutuhan pendidikan, penelitian dan perkuliahan diperguruan tinggi.
• Saat ini Kuliax versi rilis terbaru adalah Kuliax 7.0.
• Kuliax 7.0 codename Lumpia ini dikembangkan dengan basis Debian dan tentu saja Kuliax sudah menyertakan aplikasi open source yang dibutuhkan di dunia pendidikan.
• Selain itu, Kuliax juga sudah memasukkan aplikasi propietary(driver/firmware).
• Kuliax Linux sangat cocok buat pelajar dan mahasiswa,karenaOS ini sangat mendukung keperluan bidang itu.

DEWA LINUX 
• Dewa Linux adalah distro turunan dari ubuntu yang didesain sangat mirip dengan Windows.
• Dewa Linux menggunakan basis Ubuntu 9.04 code name Jaunty Jackalope.
• Versi terakhir rilis Dewa Linux bernama Dewa Linux Papuma, didesain seperti Windows 7 dan aplikasi aplikasi bawaannya yang sangat power full.

TARGET  LINUX
• Distro Backtracknya Indonesia.
• Target sama seperti konsep yang digunakan Backtrack, yaitu fungsinya dikhususkan untuk hacking.
• Sistem Operasi ini dijalankan dengan dua PC yang fungsinya beda.
• 1PCsebagai client dan 1 lagi sebagai server.
• Target dibuat dari turunan Slackware 11. dan menggunakan script dari linux-live.org, sama seperti backtrack.




Direktory Linux
susunan direktori standar yang ada pada Slackware (dan Linux secara umum). 
• / 
Direktori root, yang menampung seluruh file yang ada dalam Linux. Pada direktori root biasanya tidak menampung file, kecuali image dari kernel (vmlinuz). 
• /bin 
Berisi file yang dapat dieksekusi/dijalankan (file dengan ekstension exe pada DOS/Windows).
• /boot 
Direktori berisi file yang dieksekusi saat Linux booting. 
• /dev 
Linux memperlakukan semua sebagai file. Direktori ini merupakan file dari hardware komputer Anda. Misal floppy disk menjadi file /dev/fd0, CD ROM menjadi /dev/hdb bahkan hingga memory. Yang cukup terkenal adalah /dev/null, semua file yang dikopi kesini akan dibuang.• /etc 
Berisi file-file konfigurasi Linux. Biasanya berbentuk file text dan dapat diedit dengan mudah. 
• /home 
Berisi direktori dari masing-masing user. 
• /lib 
Berisi kumpulan library yang diperlukan oleh program di root direktori. (file DLL pada sistem operasi Windows).
• /lost+found 
• /mnt 
Direktori tempat mounting device Anda. Misalnya /dev/fd0 (disket) akan dimount ke /mnt/floppy, /dev/hda1 (partisi DOS) dimount ke /mnt/dos. Secara default direktori ini kosong, dan Anda harus membuat direktori sendiri sebagai mount point-nya.
• /proc 
Sistem file semu yang ditulis di atas memory. Digunakan untuk menginformasikan sistem (biasanya tentang proses yang sedang berjalan). 
• /root 
Direktori home bagi root /sbin File eksekusi yang dijalankan oleh sistem atau root. 
• /tmp 
Berisi file-file sementara
• /usr 

Berisi file dan program yang berorientasi pada user. Hampir semua program yang disertakan dalam distribusi diinstal di sini. 
• /var 
Berisi data yang berubah pada saat Linux berjalan. Data ini biasanya hanya spesifik pada satu komputer, dan tidak dibagi dengan komputer lain dalam jaringan.

 Sekilas Slax
Slax 
adalah system operasi berbasis Linux yang modern, portabel, kecil dan cepat dengan pendekatan desain modular yang luar biasa.
Slax 
merupakan salah satu jenis distribusi Linux yang berbasis Slackware dan juga merupakan salah satu distro dengan kemampuan bootable (dapat dijalankan langsung dari CD atau USB tanpa proses instalasi).

Senin, 11 November 2019

ADMINISTRASI SISTEM LINUX

1.Penanganan Pengguna (User dan Group)
Administrasi sistem pada LINUX hanya dapat dijalankan oleh super user atau administrator sistem tersebut.

1. User

 User hanya dapat dibuat dan dihapus oleh administrator atau super user saja. Untuk membuat atau menambah user ada dua cara, yaitu dengan shell script (mode text) atau melalui GUI (X-Window). Untuk shell script dengan perintah :
useradd so : digunakan untuk membuat user so, atau
adduser so : untuk menambah user. bila perintah useradd tidak ditemukan
rmuser -r so : untuk menghapus user so beserta home direktorinya 



 2. Group
Sama halnya dengan pembuatan user, pembuatan group dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan shell script dan GUI. Untuk shell script dengan perintah :
• groupadd stmik : digunakan untuk membuat group stmik, atau
• addgroup stmik: untuk menambah group. bila perintah groupadd tidak ditemukan
• groupdel/rmgroup : digunakan untuk menghapus group yang sudah ada

2. Batasan File (File Restriction)
• Di dalam linux setiap file mempunyai batasan file. Batasan file (hak akses) meliputi hak perijinan akses (permission), kepemilikan (owner), serta group pemilik file.


• Untuk melihat hak akses file menggunakan perintah ls–l, sedangkan perintah untuk menentukan hak akses adalah chmod. Dalam batasan file ada beberapa ketentuan pengaturan untuk
perijinan dan kepemilikan suatu file, yaitu :


• Setiap file selalu dimiliki oleh pemilik yang berhak mengatur hak akses terhadap file tersebut, hal ini berlaku juga untuk root /administrator atau super user / subtitude user


• Hak akses file dibagi menjadi tiga :
a. read (baca) hak akses ini disimbolkan dengan huruf ‘r’,
b. write (tulis) hak akses ini disimbolkan dengan huruf‘w’,
c. execute (eksekusi) hak akses ini disimbolkan dengan huruf ‘x’ 



Pemilik file dibagi menjadi tiga :
a. user (pemilik file)
b. group (group dari memiliki file), group di sini merupakan group dari pemilik file.
c. other (selain user dan group), adalah user yang tidak berada dalam satu group dengan user pemilik file
3. Kepemilikan File (File Ownership) 
Ada yang perlu diperhatikan dalam merubah kepemilikan file:
• Hanya super user / administrator yang dapat merubah hak kepemilikan sebuah file
• Dalam hal pemindahan kepemilikan dari suatu group ke group lain yang perlu diperhatikan adalah group yang memiliki file, bukan group dari user si pemilik file . 



chown owner nama_file
Dengan owner adalah nama user lain yang akan diberi file contoh :
• chown mahasiswa data --> akan menjadikan file data menjadi milik user mahasiswa
• chgrp group nama_file Dengan group adalah nama group lain yang akan diberi file
contoh :
• chgrp amikom data --> akan menjadikan file data menjadi milik dari group amikom

4. Manajemen Proses
Dalam Linux/UNIX Untuk melihat proses dan penanganan proses-proses yaitu program konsole ’top’ dan ’ps’ dan untuk mematikannya atau memanipulasinya menggunakan perintah seperti ’kill’ dan ’nice’.



PS Perintah ps digunakan untuk melihat proses yang sedang berlangsung, dengan menggunakan ps dapat dilihat informasi proses yang sedang berlangsung. contoh tampilan ps
• PID TTY TIME CMD
• 235 tty1 00:00:00 bash
• 780 tty1 00:00:00 ps



TOP
top
Perintah top akan memberikan tampilan secara dinamis mengenai status proses yang sedang berlangsung / berjalan. tampilan tabel proses yang ada akan di update pada interval waktu tertentu
(default 5 detik). option penting pada 'top' adalah -d [detik] untuk menentukan interval update dalam detik.


contoh :
• top -d 2
ada beberapa field/kolom baru diantaranya
PRI Prioritas dari proses. waktu penghitungan maksimum dalam
milidetik untuk proses ini
NI Nilai 'nice' nilai prioritas yang diberikan secara manual.

NICE
nice
Semua proses memiliki hak yang sama dalam pembagian sumber daya. Namun dapat diubah dengan perintah nice untuk memulai proses dengan prioritas yang diberikan. sintak :


nice -n [value] [process]

 
keterangan :
• Nilai negatif menambah prioritas hanya bisa dilakuan oleh 'root' namun nilai positif dapat dilakukan oleh siapa saja. Untuk merubah prioritasnya lagi dengan perintah renice. 


KILL
kill
Kadang ada proses yang tidak diperlukan kehadirannya dalam sistem atau terlalu banyak memakan resource komputer, sehingga akan menurunkan kinerjanya. cara untuk menghentikan proses
tersebut adalah dengan menggunakan perintah kill.
sintak :


kill -[signal] PID
5. Manajemen Disk 
Ada beberapa tipe file sistem yang sering digunakan dan perlu anda perhatikan untuk mengenalkan device yang akan digunakan :


msdos -> untuk mengenalkan file-file dari DOS dan Windows
vfat -> juga untuk mengenalkan file-file dari DOS dan Windows(FAT 16 dan FAT 32)
ext2 -> untuk mengenalkan file-file dari Linux
ntfs -> untuk file sistem dari NT
ufs ->untuk mengenalkan file-file dari UNIX 



Harddisk, Untuk mengenalkan media harddisk prinsipnya sama dengan floppy. Untuk mengetahui partisi-partisi yang ada dalam harddisk dapat menggunakan perintah df. Untuk mengenalkan media harddisk


contoh :
• mount –t vfat /dev/hda1 /mnt/windows



CDROM, Untuk mengenalkan CDROM prinsip sama saja dengan dua media di atas, hanya saja untuk tipe file sistemnya tidak perlu dituliskan.


contoh :
• mount /dev/cdrom /mnt/cdrom



 Flash Disk, Untuk mengenalkan flashdisk prinsip sama saja dengan media CDROM di atas, untuk tipe file sistemnya tidak perlu dituliskan


contoh :
• mount /dev/sda1 /mnt/flash

Senin, 28 Oktober 2019

Administrasi Dasar Linux

Sistem operasi linux

Pengertian linux
Adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC.

Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.

SEJARAH LINUX
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. 
Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). 
Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.

FILE SYSTEM LINUX
Sistem operasi Linux mendukung banyak File System yang berbeda, tapi pilihan yang umum digunakan adalah keluarga Ext* (Ext2, Ext3 dan Ext4) dan ReiserFS. Berikut sistem file yang umumnya digunakan pada sistem operasi Linux:

1. Ext2 (2nd Extended)

Ext2 mendefinisikan topologi sistem file dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam sistem file Ext2 terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam sistem file Ext2 adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.

2. Ext3 (3rd Extended)

Ext3 adalah peningkatan dari sistem file Ext2. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
  • Journaling,
    dengan menggunakan journaling, maka waktu recovery pada shutdown mendadak tidak akan selama pada Ext2. Namun ini menjadi kekurangan dari Ext3, karena dengan adanya fitur journaling, maka membutuhkan memori yang lebih dan memperlambat operasi I/O (Input/Output).
  • Integritas data,
    Ext3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau unclean shut down. Ext3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
  • Kecepatan,
    daripada menulis data lebih dari sekali, Ext3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada Ext2 karena Ext3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
  • Mudah dilakukan migrasi,
    kita dapat berpindah dari sistem file Ext2 ke sistem file Ext3 tanpa melakukan format ulang.

3. Ext4 (4th Extended)

Ext4 merupakan peningkatan dari sistem file Ext3. Ext4 dirilis secara lengkap dan stabil mulai dari kernel 2.6.28. Keuntungan menggunakan Ext4 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit blok yang artinya dia akan mempunyai 1 EiB = 1.048.576 TB. Ukuran maksimum sistem file 16 TB.

4. JFS (Journalis File System)

JFS atau dikenal juga dengan nama IBM Journal File System merupakan sistem file pertama yang menawarkanjournaling. JFS sudah bertahun-tahun digunakan dalam IBM AIX® OS sebelum digunakan ke GNU/Linux. JFS saat ini menggunakan sumber daya CPU paling sedikit dibandingkan sistem file GNU/Linux lainnya. JFS sangat cepat diformat, mounting dan fsck, serta memiliki kinerja sangat baik, terutama berkaitan dengan deadline I/O scheduler. Walaupun begitu, dukungan terhadap JFS tidak seluas sistem file Ext atau Reiser FS.

5. Reiser FS

Sistem file Reiser dibuat berdasarkan balance tree yang cepat dan unggul dalam hal kinerja, dengan algoritma yang lebih rumit. Sistem file Reiser juga memiliki jurnal yang cepat dan ciri-cirinya mirip sistem file Ext3. Sistem file Reiser lebih efisien dalam pemanfaatan ruang disk, dimana dapat menghemat disk sampai dengan 6 persen. Contohnya jika kita menulis file 100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu blok sementara sistem file lain menempatkannya dalam 100 blok. Reiser file system tidak memiliki pengalokasian yang tetap untuk inode.
FILE SYSTEM HIEARARCHY STANDAR LINUX BESERTA FUNGSI:

  • / ( Root folder ) : menduduki posisi puncak di dalam hirarki, direktori ini dilambangkan dengan tanda slash ( / ) atau biasa disebut garis miring. Direktori ini membawahi semua direktori penting lainnya. Sehingga penulisan direktori lainnya selalu menggunakan tanda / di depannya, yang menunjukkan kalau direktori tersebut dibawah root.
  • /bin : Direktori ini berisi perintah dasar yang dibutuhkan oleh system maupun user. Sebagian perintah dasar yang bisa anda jalankan disimpan dalam direktori ini.
  • /boot : berisi program dan data yang dibutuhkan pada saat melakukan proses booting (menjalankan) system.
  • /dev : direktori tempat file device
  • /etc : berisi file konfigurasi system
  • /home : direktori tempat menyimpan data user. Setiap user yang terdaftar secara otomatis akan dibuatkan direktori /home.
  • /lib : berisi file-file library dari aplikasi yang ada di system. Kadangkala satu file library digunakan oleh beberapa aplikasi secara bersama-sama.
  • /media : saat anda memasang flash disk ke komputer anda, anda bisa menemukan direktori flash disk di /media, karena direktori ini akan berisi media yang bisa dibongkar pasang di komputer anda. Seperti cdrom, flopy disk, flash disk, hardisk eksternal dsb.
  • /mnt : direktori tempat pengaitan sistem sementara
  • /opt : berisi paket aplikasi tambahan yang kita install ke dalam system.
  • /proc : filesystem untuk menjalankan proses
  • /root : direktori untuk user root
  • /sbin : berisi program biner yang dibutuhkan untuk menjalankan dan memperbaiki system. Biasanya aplikasi yang ada hanya bisa dijalankan oleh administrator atau root.
  • /temp : direktori tempat menyimpan file temporeri
  • /usr : berisi program-program yang bisa di akses oleh user, program source code. Di dalam direktori ini ada subdirektori /usr/bin dan /usr/sbin yang menyimpan aplikasi executable yang fungsinya sama dengan filefile di direktori /bin dan /sbin.
  • /var : untuk menyimpan informasi proses, seperti system history, access logs, dan error logs.
Dengan adanya standar FHS ini, pengguna dan pengembang memiliki pedoman direktori standar apa yang dibutuhkan untuk meracik sebuah distribusi Linux yang operasional. Juga file dan pustaka, masing-masing letaknya dimana, dipandu oleh standar ini.