Senin, 11 November 2019

ADMINISTRASI SISTEM LINUX

1.Penanganan Pengguna (User dan Group)
Administrasi sistem pada LINUX hanya dapat dijalankan oleh super user atau administrator sistem tersebut.

1. User

 User hanya dapat dibuat dan dihapus oleh administrator atau super user saja. Untuk membuat atau menambah user ada dua cara, yaitu dengan shell script (mode text) atau melalui GUI (X-Window). Untuk shell script dengan perintah :
useradd so : digunakan untuk membuat user so, atau
adduser so : untuk menambah user. bila perintah useradd tidak ditemukan
rmuser -r so : untuk menghapus user so beserta home direktorinya 



 2. Group
Sama halnya dengan pembuatan user, pembuatan group dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan shell script dan GUI. Untuk shell script dengan perintah :
• groupadd stmik : digunakan untuk membuat group stmik, atau
• addgroup stmik: untuk menambah group. bila perintah groupadd tidak ditemukan
• groupdel/rmgroup : digunakan untuk menghapus group yang sudah ada

2. Batasan File (File Restriction)
• Di dalam linux setiap file mempunyai batasan file. Batasan file (hak akses) meliputi hak perijinan akses (permission), kepemilikan (owner), serta group pemilik file.


• Untuk melihat hak akses file menggunakan perintah ls–l, sedangkan perintah untuk menentukan hak akses adalah chmod. Dalam batasan file ada beberapa ketentuan pengaturan untuk
perijinan dan kepemilikan suatu file, yaitu :


• Setiap file selalu dimiliki oleh pemilik yang berhak mengatur hak akses terhadap file tersebut, hal ini berlaku juga untuk root /administrator atau super user / subtitude user


• Hak akses file dibagi menjadi tiga :
a. read (baca) hak akses ini disimbolkan dengan huruf ‘r’,
b. write (tulis) hak akses ini disimbolkan dengan huruf‘w’,
c. execute (eksekusi) hak akses ini disimbolkan dengan huruf ‘x’ 



Pemilik file dibagi menjadi tiga :
a. user (pemilik file)
b. group (group dari memiliki file), group di sini merupakan group dari pemilik file.
c. other (selain user dan group), adalah user yang tidak berada dalam satu group dengan user pemilik file
3. Kepemilikan File (File Ownership) 
Ada yang perlu diperhatikan dalam merubah kepemilikan file:
• Hanya super user / administrator yang dapat merubah hak kepemilikan sebuah file
• Dalam hal pemindahan kepemilikan dari suatu group ke group lain yang perlu diperhatikan adalah group yang memiliki file, bukan group dari user si pemilik file . 



chown owner nama_file
Dengan owner adalah nama user lain yang akan diberi file contoh :
• chown mahasiswa data --> akan menjadikan file data menjadi milik user mahasiswa
• chgrp group nama_file Dengan group adalah nama group lain yang akan diberi file
contoh :
• chgrp amikom data --> akan menjadikan file data menjadi milik dari group amikom

4. Manajemen Proses
Dalam Linux/UNIX Untuk melihat proses dan penanganan proses-proses yaitu program konsole ’top’ dan ’ps’ dan untuk mematikannya atau memanipulasinya menggunakan perintah seperti ’kill’ dan ’nice’.



PS Perintah ps digunakan untuk melihat proses yang sedang berlangsung, dengan menggunakan ps dapat dilihat informasi proses yang sedang berlangsung. contoh tampilan ps
• PID TTY TIME CMD
• 235 tty1 00:00:00 bash
• 780 tty1 00:00:00 ps



TOP
top
Perintah top akan memberikan tampilan secara dinamis mengenai status proses yang sedang berlangsung / berjalan. tampilan tabel proses yang ada akan di update pada interval waktu tertentu
(default 5 detik). option penting pada 'top' adalah -d [detik] untuk menentukan interval update dalam detik.


contoh :
• top -d 2
ada beberapa field/kolom baru diantaranya
PRI Prioritas dari proses. waktu penghitungan maksimum dalam
milidetik untuk proses ini
NI Nilai 'nice' nilai prioritas yang diberikan secara manual.

NICE
nice
Semua proses memiliki hak yang sama dalam pembagian sumber daya. Namun dapat diubah dengan perintah nice untuk memulai proses dengan prioritas yang diberikan. sintak :


nice -n [value] [process]

 
keterangan :
• Nilai negatif menambah prioritas hanya bisa dilakuan oleh 'root' namun nilai positif dapat dilakukan oleh siapa saja. Untuk merubah prioritasnya lagi dengan perintah renice. 


KILL
kill
Kadang ada proses yang tidak diperlukan kehadirannya dalam sistem atau terlalu banyak memakan resource komputer, sehingga akan menurunkan kinerjanya. cara untuk menghentikan proses
tersebut adalah dengan menggunakan perintah kill.
sintak :


kill -[signal] PID
5. Manajemen Disk 
Ada beberapa tipe file sistem yang sering digunakan dan perlu anda perhatikan untuk mengenalkan device yang akan digunakan :


msdos -> untuk mengenalkan file-file dari DOS dan Windows
vfat -> juga untuk mengenalkan file-file dari DOS dan Windows(FAT 16 dan FAT 32)
ext2 -> untuk mengenalkan file-file dari Linux
ntfs -> untuk file sistem dari NT
ufs ->untuk mengenalkan file-file dari UNIX 



Harddisk, Untuk mengenalkan media harddisk prinsipnya sama dengan floppy. Untuk mengetahui partisi-partisi yang ada dalam harddisk dapat menggunakan perintah df. Untuk mengenalkan media harddisk


contoh :
• mount –t vfat /dev/hda1 /mnt/windows



CDROM, Untuk mengenalkan CDROM prinsip sama saja dengan dua media di atas, hanya saja untuk tipe file sistemnya tidak perlu dituliskan.


contoh :
• mount /dev/cdrom /mnt/cdrom



 Flash Disk, Untuk mengenalkan flashdisk prinsip sama saja dengan media CDROM di atas, untuk tipe file sistemnya tidak perlu dituliskan


contoh :
• mount /dev/sda1 /mnt/flash

Tidak ada komentar:

Posting Komentar