Senin, 25 November 2019

Distro Linux

Distro Linux di Indonesia
Berkembangnya sistem operasi pada saat ini, maka indonesia juga mempunyai distro linux sendiri.
Distro linux buatan indonesia adalah :
1. BlankOn
2. IGN(IGOSNusantara)
3. GrombyangOS
4. TeaLinuxOS
5. DracOSLinux
6. DesaOS
7. Zencafe
8. GarudaOS
9. Kuliax
10. DewaLinux
11. TargetLinux


BLANKON
• BlanKOn adalah distribusi Linux yang dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Tim Pengembang BlankOn.
• Distribusi ini dirancang sesuai dengan kebutuhan penggunakomputerumumdiIndonesia.
• Linux BlankOn dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan,perkantoran dan pemerintahan.
• Bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sumber daya manusia Indonesia dalam konteks perangkat lunak bebas dan terbuka.
• awalnya BlankOn berbasis sistem Fedora, namun kemudian berubah setiap versi nya ,yaitu versi 2 basis sistem Konde , lanjut ke versi 3 basis sistem Lontara, versi ke 7 berbasiskan sistem Ubuntu, versi 8, BlankOn menggunakan Debian sebagai indukkan dan memiliki DE (Desktop Environment) sendiri yang bernama Manokwari, dan kini versi terbarunya Blankon X dengan basis Tambora.


IGN (IGOS NUSANTARA)
• IGOS nusantara Merupakan distro Open Source buatan indonesia sejak 2006 hingga saat ini.
• Dikembangkan oleh LIPI dengan dibantu oleh komunitas open source indonesia.
• Setiap tahun dikeluarkan versi baru.
Versi pertama dirilis tahun 2006 memakai nama IGN 2006 (R1), lalu IGN 2007 (R2), IGN 2008 (R3), IGN 2009 (R4), IGN2010 (R5)danIGN2011(R6). • Mulai rilis ketujuh atau R7, IGOS Nusantara tidak memakai kode tahun.
• Sejak IGN 8.0, selain versi 32bit juga tersedia versi 64bit.
• Tahun 2014 tersedia rilis sepuluh atau IGNX
• Dalam membuat OS ini banyak komentar positif dari Institut dan Media.
• Penilaian atau komentar positif untuk IGN sebagai “distro karya anak bangsa yang patut dibanggakan” diperoleh untuk IGOS Nusantara versi 8.0.
• Penilaian ini antara lain didasarkan pada:
1. Distro ini sangat Menarik
2. tampilan sangat Cantik dan penggunaan kernel yang handal
3. dukungan boot untuk perangkat UEFI(Seperti BIOS).
4. dapat menjalankan aplikasi sehari-hari
5. dan mempunyai aplikasi tambahan lainnya.

GrombyangOS
• Distro lokal yang dirilis pertama kali pada 2014 ini, dikembangkan secara khusus oleh grOS-TEAM untuk tujuan dibidang pendidikan.
• GrombyangOS di-build in dengan aplikasi-aplikasi yang dapat menunjang untuk kebutuhan dunia pendidikan, seperti Kalzium, Bkchem, LibreOffice, Kbruch, KAlgebra, Othman Qur’an Browser, dan Kgeography.
• Sistem yang dibangunnya merupakan remastering dari Xubuntu, yang dikenal dengan desktop xfce-nya yang ringan. 

TEA LINUX OS
• TeaLinuxOS adalah distro Linux turunan Ubuntu yang dikembangkan oleh Dinus Open Source Community (DOSCOM) yang berorientasi pemrograman.
• Dengan menghadirkan filosofi, “Nikmatnya sebuah racikan”, TeaLinuxOS dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux pemrograman yang dikhususkan untuk dunia pendidikan.

DracOS Linux
• DracOs adalah sistem operasi linux, bersifat opensource yang di bangun berdasarkan Linux From The Scratch.
• Dracos linux di bawah perlindungan GNU General PublicLicensev3.0.
• Sistem operasi ini merupakan salah satu varian distro linux , yang di gunakan untuk melakukan pengujiansecurity(penetrationtesting).

DESA OS
• Desa OS dibuat secara khusus sesuai dengan kebutuhan masyarakat pedesaan.
• Selain karena spesifikasi komputer yang dibutuhkannya tergolong rendah, tampilan dan penggunaannya yang simple juga membuatnya mudah dioperasikan.
• Desa OS dikembangkan secara khusus oleh Developer Gedhe Foundation dengan aplikasi unggulan Sistem Komunikasi Antar Rakyat(SiKomAr)danSistemInformasiDesa(Sidesa2.0).

Zencafe
• Distro ini ditujukan untuk Warnet (Warung Internet), oleh karena itu ia membawa perangkat lunak pengelola Warnet (Internet Cafe Management Software) Mkahawa.
• Selain aplikasi khusus pengelola warnet, Zencafe juga dilengkapi dengan OpenOffice, peramban Firefox,Pidgin,GYachE,autorecovery,dll.
• Zencafe termasuk distro ringan yang dapat diinstal dikomputer berspesifikasi rendah.

GARUDA OS
• Garuda OS merupakan Sistem operasi Linux terbaru buatan anak indonesia.
• OS ini tidak kalah hebatnya dengan OS yang lain karena memiliki fitur-fitur yang menarik.
• fitur-fitur yang akan didapatkan dalam Garuda OS adalah Mendukung penggunaan dokumen dengan format SNI (standar nasional indonesia), Aman dari gangguan virus, Atabilitas cukup tinggi, dan berbahasa indonesia tentunya.
• SistemGarudaOS ini disediakan gratis.
• Garuda OS dapat menjalankan beberapa Aplikasi yang biasanya dijalankan diwindows.
• Persyaratan yang harus dipenuhi apabila ingin mengubah OS pada Komputer, cukup komputer dengan processor intel ataupun AMD sekelas pentium IV ke atas, hardisk 8 GB dan RAM minimal 512MB.

KULIAX 
• Kuliax adalah salah satu distro linux buatan Indonesia yang dikhususkan untuk kebutuhan pendidikan, penelitian dan perkuliahan diperguruan tinggi.
• Saat ini Kuliax versi rilis terbaru adalah Kuliax 7.0.
• Kuliax 7.0 codename Lumpia ini dikembangkan dengan basis Debian dan tentu saja Kuliax sudah menyertakan aplikasi open source yang dibutuhkan di dunia pendidikan.
• Selain itu, Kuliax juga sudah memasukkan aplikasi propietary(driver/firmware).
• Kuliax Linux sangat cocok buat pelajar dan mahasiswa,karenaOS ini sangat mendukung keperluan bidang itu.

DEWA LINUX 
• Dewa Linux adalah distro turunan dari ubuntu yang didesain sangat mirip dengan Windows.
• Dewa Linux menggunakan basis Ubuntu 9.04 code name Jaunty Jackalope.
• Versi terakhir rilis Dewa Linux bernama Dewa Linux Papuma, didesain seperti Windows 7 dan aplikasi aplikasi bawaannya yang sangat power full.

TARGET  LINUX
• Distro Backtracknya Indonesia.
• Target sama seperti konsep yang digunakan Backtrack, yaitu fungsinya dikhususkan untuk hacking.
• Sistem Operasi ini dijalankan dengan dua PC yang fungsinya beda.
• 1PCsebagai client dan 1 lagi sebagai server.
• Target dibuat dari turunan Slackware 11. dan menggunakan script dari linux-live.org, sama seperti backtrack.




Direktory Linux
susunan direktori standar yang ada pada Slackware (dan Linux secara umum). 
• / 
Direktori root, yang menampung seluruh file yang ada dalam Linux. Pada direktori root biasanya tidak menampung file, kecuali image dari kernel (vmlinuz). 
• /bin 
Berisi file yang dapat dieksekusi/dijalankan (file dengan ekstension exe pada DOS/Windows).
• /boot 
Direktori berisi file yang dieksekusi saat Linux booting. 
• /dev 
Linux memperlakukan semua sebagai file. Direktori ini merupakan file dari hardware komputer Anda. Misal floppy disk menjadi file /dev/fd0, CD ROM menjadi /dev/hdb bahkan hingga memory. Yang cukup terkenal adalah /dev/null, semua file yang dikopi kesini akan dibuang.• /etc 
Berisi file-file konfigurasi Linux. Biasanya berbentuk file text dan dapat diedit dengan mudah. 
• /home 
Berisi direktori dari masing-masing user. 
• /lib 
Berisi kumpulan library yang diperlukan oleh program di root direktori. (file DLL pada sistem operasi Windows).
• /lost+found 
• /mnt 
Direktori tempat mounting device Anda. Misalnya /dev/fd0 (disket) akan dimount ke /mnt/floppy, /dev/hda1 (partisi DOS) dimount ke /mnt/dos. Secara default direktori ini kosong, dan Anda harus membuat direktori sendiri sebagai mount point-nya.
• /proc 
Sistem file semu yang ditulis di atas memory. Digunakan untuk menginformasikan sistem (biasanya tentang proses yang sedang berjalan). 
• /root 
Direktori home bagi root /sbin File eksekusi yang dijalankan oleh sistem atau root. 
• /tmp 
Berisi file-file sementara
• /usr 

Berisi file dan program yang berorientasi pada user. Hampir semua program yang disertakan dalam distribusi diinstal di sini. 
• /var 
Berisi data yang berubah pada saat Linux berjalan. Data ini biasanya hanya spesifik pada satu komputer, dan tidak dibagi dengan komputer lain dalam jaringan.

 Sekilas Slax
Slax 
adalah system operasi berbasis Linux yang modern, portabel, kecil dan cepat dengan pendekatan desain modular yang luar biasa.
Slax 
merupakan salah satu jenis distribusi Linux yang berbasis Slackware dan juga merupakan salah satu distro dengan kemampuan bootable (dapat dijalankan langsung dari CD atau USB tanpa proses instalasi).

Senin, 11 November 2019

ADMINISTRASI SISTEM LINUX

1.Penanganan Pengguna (User dan Group)
Administrasi sistem pada LINUX hanya dapat dijalankan oleh super user atau administrator sistem tersebut.

1. User

 User hanya dapat dibuat dan dihapus oleh administrator atau super user saja. Untuk membuat atau menambah user ada dua cara, yaitu dengan shell script (mode text) atau melalui GUI (X-Window). Untuk shell script dengan perintah :
useradd so : digunakan untuk membuat user so, atau
adduser so : untuk menambah user. bila perintah useradd tidak ditemukan
rmuser -r so : untuk menghapus user so beserta home direktorinya 



 2. Group
Sama halnya dengan pembuatan user, pembuatan group dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan shell script dan GUI. Untuk shell script dengan perintah :
• groupadd stmik : digunakan untuk membuat group stmik, atau
• addgroup stmik: untuk menambah group. bila perintah groupadd tidak ditemukan
• groupdel/rmgroup : digunakan untuk menghapus group yang sudah ada

2. Batasan File (File Restriction)
• Di dalam linux setiap file mempunyai batasan file. Batasan file (hak akses) meliputi hak perijinan akses (permission), kepemilikan (owner), serta group pemilik file.


• Untuk melihat hak akses file menggunakan perintah ls–l, sedangkan perintah untuk menentukan hak akses adalah chmod. Dalam batasan file ada beberapa ketentuan pengaturan untuk
perijinan dan kepemilikan suatu file, yaitu :


• Setiap file selalu dimiliki oleh pemilik yang berhak mengatur hak akses terhadap file tersebut, hal ini berlaku juga untuk root /administrator atau super user / subtitude user


• Hak akses file dibagi menjadi tiga :
a. read (baca) hak akses ini disimbolkan dengan huruf ‘r’,
b. write (tulis) hak akses ini disimbolkan dengan huruf‘w’,
c. execute (eksekusi) hak akses ini disimbolkan dengan huruf ‘x’ 



Pemilik file dibagi menjadi tiga :
a. user (pemilik file)
b. group (group dari memiliki file), group di sini merupakan group dari pemilik file.
c. other (selain user dan group), adalah user yang tidak berada dalam satu group dengan user pemilik file
3. Kepemilikan File (File Ownership) 
Ada yang perlu diperhatikan dalam merubah kepemilikan file:
• Hanya super user / administrator yang dapat merubah hak kepemilikan sebuah file
• Dalam hal pemindahan kepemilikan dari suatu group ke group lain yang perlu diperhatikan adalah group yang memiliki file, bukan group dari user si pemilik file . 



chown owner nama_file
Dengan owner adalah nama user lain yang akan diberi file contoh :
• chown mahasiswa data --> akan menjadikan file data menjadi milik user mahasiswa
• chgrp group nama_file Dengan group adalah nama group lain yang akan diberi file
contoh :
• chgrp amikom data --> akan menjadikan file data menjadi milik dari group amikom

4. Manajemen Proses
Dalam Linux/UNIX Untuk melihat proses dan penanganan proses-proses yaitu program konsole ’top’ dan ’ps’ dan untuk mematikannya atau memanipulasinya menggunakan perintah seperti ’kill’ dan ’nice’.



PS Perintah ps digunakan untuk melihat proses yang sedang berlangsung, dengan menggunakan ps dapat dilihat informasi proses yang sedang berlangsung. contoh tampilan ps
• PID TTY TIME CMD
• 235 tty1 00:00:00 bash
• 780 tty1 00:00:00 ps



TOP
top
Perintah top akan memberikan tampilan secara dinamis mengenai status proses yang sedang berlangsung / berjalan. tampilan tabel proses yang ada akan di update pada interval waktu tertentu
(default 5 detik). option penting pada 'top' adalah -d [detik] untuk menentukan interval update dalam detik.


contoh :
• top -d 2
ada beberapa field/kolom baru diantaranya
PRI Prioritas dari proses. waktu penghitungan maksimum dalam
milidetik untuk proses ini
NI Nilai 'nice' nilai prioritas yang diberikan secara manual.

NICE
nice
Semua proses memiliki hak yang sama dalam pembagian sumber daya. Namun dapat diubah dengan perintah nice untuk memulai proses dengan prioritas yang diberikan. sintak :


nice -n [value] [process]

 
keterangan :
• Nilai negatif menambah prioritas hanya bisa dilakuan oleh 'root' namun nilai positif dapat dilakukan oleh siapa saja. Untuk merubah prioritasnya lagi dengan perintah renice. 


KILL
kill
Kadang ada proses yang tidak diperlukan kehadirannya dalam sistem atau terlalu banyak memakan resource komputer, sehingga akan menurunkan kinerjanya. cara untuk menghentikan proses
tersebut adalah dengan menggunakan perintah kill.
sintak :


kill -[signal] PID
5. Manajemen Disk 
Ada beberapa tipe file sistem yang sering digunakan dan perlu anda perhatikan untuk mengenalkan device yang akan digunakan :


msdos -> untuk mengenalkan file-file dari DOS dan Windows
vfat -> juga untuk mengenalkan file-file dari DOS dan Windows(FAT 16 dan FAT 32)
ext2 -> untuk mengenalkan file-file dari Linux
ntfs -> untuk file sistem dari NT
ufs ->untuk mengenalkan file-file dari UNIX 



Harddisk, Untuk mengenalkan media harddisk prinsipnya sama dengan floppy. Untuk mengetahui partisi-partisi yang ada dalam harddisk dapat menggunakan perintah df. Untuk mengenalkan media harddisk


contoh :
• mount –t vfat /dev/hda1 /mnt/windows



CDROM, Untuk mengenalkan CDROM prinsip sama saja dengan dua media di atas, hanya saja untuk tipe file sistemnya tidak perlu dituliskan.


contoh :
• mount /dev/cdrom /mnt/cdrom



 Flash Disk, Untuk mengenalkan flashdisk prinsip sama saja dengan media CDROM di atas, untuk tipe file sistemnya tidak perlu dituliskan


contoh :
• mount /dev/sda1 /mnt/flash

Senin, 28 Oktober 2019

Administrasi Dasar Linux

Sistem operasi linux

Pengertian linux
Adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC.

Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.

SEJARAH LINUX
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. 
Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). 
Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.

FILE SYSTEM LINUX
Sistem operasi Linux mendukung banyak File System yang berbeda, tapi pilihan yang umum digunakan adalah keluarga Ext* (Ext2, Ext3 dan Ext4) dan ReiserFS. Berikut sistem file yang umumnya digunakan pada sistem operasi Linux:

1. Ext2 (2nd Extended)

Ext2 mendefinisikan topologi sistem file dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam sistem file Ext2 terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam sistem file Ext2 adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.

2. Ext3 (3rd Extended)

Ext3 adalah peningkatan dari sistem file Ext2. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
  • Journaling,
    dengan menggunakan journaling, maka waktu recovery pada shutdown mendadak tidak akan selama pada Ext2. Namun ini menjadi kekurangan dari Ext3, karena dengan adanya fitur journaling, maka membutuhkan memori yang lebih dan memperlambat operasi I/O (Input/Output).
  • Integritas data,
    Ext3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau unclean shut down. Ext3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
  • Kecepatan,
    daripada menulis data lebih dari sekali, Ext3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada Ext2 karena Ext3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
  • Mudah dilakukan migrasi,
    kita dapat berpindah dari sistem file Ext2 ke sistem file Ext3 tanpa melakukan format ulang.

3. Ext4 (4th Extended)

Ext4 merupakan peningkatan dari sistem file Ext3. Ext4 dirilis secara lengkap dan stabil mulai dari kernel 2.6.28. Keuntungan menggunakan Ext4 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit blok yang artinya dia akan mempunyai 1 EiB = 1.048.576 TB. Ukuran maksimum sistem file 16 TB.

4. JFS (Journalis File System)

JFS atau dikenal juga dengan nama IBM Journal File System merupakan sistem file pertama yang menawarkanjournaling. JFS sudah bertahun-tahun digunakan dalam IBM AIX® OS sebelum digunakan ke GNU/Linux. JFS saat ini menggunakan sumber daya CPU paling sedikit dibandingkan sistem file GNU/Linux lainnya. JFS sangat cepat diformat, mounting dan fsck, serta memiliki kinerja sangat baik, terutama berkaitan dengan deadline I/O scheduler. Walaupun begitu, dukungan terhadap JFS tidak seluas sistem file Ext atau Reiser FS.

5. Reiser FS

Sistem file Reiser dibuat berdasarkan balance tree yang cepat dan unggul dalam hal kinerja, dengan algoritma yang lebih rumit. Sistem file Reiser juga memiliki jurnal yang cepat dan ciri-cirinya mirip sistem file Ext3. Sistem file Reiser lebih efisien dalam pemanfaatan ruang disk, dimana dapat menghemat disk sampai dengan 6 persen. Contohnya jika kita menulis file 100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu blok sementara sistem file lain menempatkannya dalam 100 blok. Reiser file system tidak memiliki pengalokasian yang tetap untuk inode.
FILE SYSTEM HIEARARCHY STANDAR LINUX BESERTA FUNGSI:

  • / ( Root folder ) : menduduki posisi puncak di dalam hirarki, direktori ini dilambangkan dengan tanda slash ( / ) atau biasa disebut garis miring. Direktori ini membawahi semua direktori penting lainnya. Sehingga penulisan direktori lainnya selalu menggunakan tanda / di depannya, yang menunjukkan kalau direktori tersebut dibawah root.
  • /bin : Direktori ini berisi perintah dasar yang dibutuhkan oleh system maupun user. Sebagian perintah dasar yang bisa anda jalankan disimpan dalam direktori ini.
  • /boot : berisi program dan data yang dibutuhkan pada saat melakukan proses booting (menjalankan) system.
  • /dev : direktori tempat file device
  • /etc : berisi file konfigurasi system
  • /home : direktori tempat menyimpan data user. Setiap user yang terdaftar secara otomatis akan dibuatkan direktori /home.
  • /lib : berisi file-file library dari aplikasi yang ada di system. Kadangkala satu file library digunakan oleh beberapa aplikasi secara bersama-sama.
  • /media : saat anda memasang flash disk ke komputer anda, anda bisa menemukan direktori flash disk di /media, karena direktori ini akan berisi media yang bisa dibongkar pasang di komputer anda. Seperti cdrom, flopy disk, flash disk, hardisk eksternal dsb.
  • /mnt : direktori tempat pengaitan sistem sementara
  • /opt : berisi paket aplikasi tambahan yang kita install ke dalam system.
  • /proc : filesystem untuk menjalankan proses
  • /root : direktori untuk user root
  • /sbin : berisi program biner yang dibutuhkan untuk menjalankan dan memperbaiki system. Biasanya aplikasi yang ada hanya bisa dijalankan oleh administrator atau root.
  • /temp : direktori tempat menyimpan file temporeri
  • /usr : berisi program-program yang bisa di akses oleh user, program source code. Di dalam direktori ini ada subdirektori /usr/bin dan /usr/sbin yang menyimpan aplikasi executable yang fungsinya sama dengan filefile di direktori /bin dan /sbin.
  • /var : untuk menyimpan informasi proses, seperti system history, access logs, dan error logs.
Dengan adanya standar FHS ini, pengguna dan pengembang memiliki pedoman direktori standar apa yang dibutuhkan untuk meracik sebuah distribusi Linux yang operasional. Juga file dan pustaka, masing-masing letaknya dimana, dipandu oleh standar ini.

Selasa, 22 Oktober 2019

Konkurensi dan Keamanan Sistem

A. Pengertian Konkurensi
Konkurensi merupakan landasan umum perancangan sistem operasi. Proses-proses disebut konkuren jika proses-proses (lebih dari satu proses) ada pada saat yang sama.
Proses-proses konkuren dapat sepenuhnya tidak bergantung dengan lainnya tapi dapat juga saling berinteraksi. Proses-proses yang berinteraksi memerlukan sinkronisasi agar terkendali dengan baik.

B. Prinsip-prinsip Konkurensi
Prinsip-prinsip konkurensi meliputi :

  • Alokasi layanan pemroses untuk proses-proses
  • Komunikasi antar proses
  • Sinkronisasi aktivitas banyak proses
Konkurensi dapat muncul pada konteks berbeda, yaitu:
  • untuk banyak pemakai
  • untuk strukturisasi dari aplikasi
  • untuk strukturisasi dari satu proses
  • untuk strukturisasi dari sistem operasi.
  
C. Beberapa kesulitan yang ditimbulkan konkurensi
  1. Pemakaian bersama sumber daya global
  2. Pengelolaan alokasi sumber daya agar optimal
  3. Pencarian kesalahan program (Debuging)
pengertian kesulitan yang ditimbulkan konkurensi :
1. Pemakian bersama sumber daya global
Jika dua proses menggunakan variabel global yang sama serta keduanya membaca dan menulis variabel itu, maka urutan terjadinya pembacaan dan penulisan terhadap variabel bersama menjadi kritis.

2. Pengelolaan alokasi sumber daya agar optimal
Jika proses A meminta suatu kanal masukan/keluaran tertentu dan dipenuhi, permintaan tersebut dapat ditunda (suspend) sebelum menggunakan kanal tersebut.

3. Pencarian kesalahan pemrograman
Pencarian kesalahan pada pemrograman konkuren lebih sulit dibanding pencarian kesalahan pada program-program sekuen.

D. Masalah-masalah konkuren
1. Mutual exclusion adalah jaminan hanya satu proses yang mengakses sumber daya pada suatu interval waktu tertentu.
2. Deadlock adalah suatu kondisi dimana dua proses atau lebih tidak dapat meneruskan eksekusinya oleh pemroses.
3. Startvation adalah keadaan dimana pemberian akses bergantian terus menerus , dan ada suatu proses yang tidak mendapatkan gilirannya.

Pokok Penyelesaian Masalah Konkurensi
- Pada dasarnya penyelesaian masalah konkurensi terbagi menjadi dua, yaitu :
1. Mengasumsikan adanya memori yang digunakan bersama
2. Tidak mengasumsikan adanya memori yang digunakan bersama.
- Adanya memori bersama lebih mempermudah dalam penyelesaian masalah konkurensi.

Definisi Keamanan
Keamanan sistem komputer adalah untuk menjamin sumber daya agar tidak digunakan atau dimofikasi orang yang tidak diotorisasikan.
Keamanan sistem terbagi menjadi tiga, yaitu : 
1. Keamanan Eksternal (external security)
Berkaitan dengan pengalaman fasilitas komputer dari penyusup dan bencana, seperti kebakaran dan kebanjiran.

2. Keamanan Interface Pemakai (user interface secury)
Berkaitan dengan identifikasi pemakai sebelum pemakai diizinkan mengakses program dan data yang disimpan.

3. Keamanan Internal (internal security)
Berkaitan dengan pengaman beragam kendali yang bangun pada perangkat keras dan sistem operasi yang menjamin operasi yang andal dan tak terkorupsi untuk menjaga integritas program dan data.

Ancaman - ancaman keamanan
Kebutuhan keamanan sistem komputer meliputi tiga aspek, yaitu:
1.Kerahasian (secrecy) adalah keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak - pihak yang diotorisasi, sehingga jika dimodifikasi tetep terjaga konsistensi dan keutuhan datanya.

2. Integritas (intergrity) adalah keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak - pihak yang diotorisasi.

3. Ketersediaan (Availability) adalah keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak - pihak yang diotorisasi saat diperlukan.

Tipe - tipe Ancaman Keamanan
1. Interupsi
Sumber daya sistem komputer dihancurkan atau menjadi tidak tersedia atau tidak berguna. Merupakan ancaman terhadap ketersediaan.

2. Intersepsi
Pihak tidak diotorisasi dapat mengakses sumber daya. Merupakan ancaman terhadap kerahasiaan. Pihak tidak diotorisasi dapat berupa orang atau program komputer.

3. Modifikasi
Pihak tidak diotorisasi tidak hanya mengakses tapi juga merusak sumber daya. Merupakan ancaman terhadap integritas.

4. Fabrikasi
Pihak tidak diotorisasi menyisipkan/memasukkan objek-objek palsu ke sistem. Merupakan ancaman terhadap integritas.

Kamis, 17 Oktober 2019

Penjadwalan Proses


                                      DESKRIPSI PENJADWALAN PROSES
 Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan  mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer.

Penjadwalan bertugas memutuskan hal-hal berikut:
1. Proses harus berjalan,
2. Kapan dan berapa lama proses itu berjalan.

Sasaran utama penjadwalan proses adalah optimasi kinerja sistem komputer menurut kriteria tertentu.


KRITERIA/TUJUAN PENJADWALAN PROSES
1. Adil (Fairness) adalah proses-proses diperlakukan sama yaitu mendapat jatah waktu layanan pemroses yang sama dan tidak ada proses yang tidak kebagian layanan pemroses.  
2. Efisiensi (Utilisasi) adalah pemroses yang dihitung dengan perbandingan (rasio) waktu sibuk pemroses dengan total waktu operasi sistem komputer.      

3. Waktu Tanggap (Response Time)
    -  Sistem Interaktif didefinisikan sebagai waktu yang dihabiskan dari saat katakter terakhir dari perintah dimasukkan oleh program sampai hasil pertama muncul diperangkat masukan keluaran seperti layar.
    -  Sistem waktu nyata didefinisikan sebagai waktu dari saat kemunculan suatu kejadian sampai instruksi pertama rutin layanan terhadap kejadian dieksekusi.

4. Turn Arround Time adalah waktu yang dihabiskan dari saat proses atau job mulai masuk kesistem sampai proses itu diselesaikan sistem. Waktu yang dimaksud adalah waktu yang dihabiskan proses berada disistem, diekspresikan sebagai penjumlahan waktu eksekusi dan waktu menunggu dari proses itu, yaitu:
Turn arround time = waktu eksekusi + waktu menunggu

5. Throughput adalah jumlah kerja yang dapat diselesaikan selama satu selang/unit waktu. Cara untuk mengekspresikan throughput adalah dengan jumlah proses/job pemakai yang dapat dieksekusi dalam satu unit/interval waktu tertentu.

TIPE-TIPE PENJADWALAN
1. Penjadwalan Jangka Pendek
Bertugas menjadwalkan alokasi pemroses di antara proses-proses ready di memori utama. Penjadwalan dijadwalkan setiap terjadi pengalihan proses untuk memilih proses berikutnya yang harus dijalankan.
2. Penjadwalan Jangka Menengah
Proses status ready - running - waiting - ready
3. Penjadwalan Jangka Panjang
Penjadwal ini bekerja terhadap antrian batch dan memilih batch berikutnya yang harus dieksekusi. Batch biasanya adalah proses - proses dengan penggunaan sumber daya yang intensif (yaitu waktu pemroses, memori, perangkat masukan/keluaran), program-program ini berprioritas rendah, digunakan sebagai pengisi (agar pemroses sibuk) selama periode aktivitas job - job interaktif rendah.
PENJADWALAN PROSES
3 istilah yang digunakan pada penjadwalan proses
1. Antrian
- Sejumlah proses yang menunggu menggunakan prosesor dan akan diproses sesuai dengan urutan antrian proses.
- Proses berada dalam memori utama.
2. Prioritas
Mendahului pada antrian proses, kalau proses itu berada di bagian belakang antrian, maka dengan pemberian prioritas, proses itu langsung berada dibagian paling depan pada antrian itu sambil menunggu sampai kerja prosesor selesai.
3. Prempsi
Mendahului pada antrian proses, kalau proses itu berada di bagian belakang antrian, maka dengan pemberian prempsi, proses itu langsung berada dibagian paling depan pada antrian itu bahkan akan memberhentikan kerja prosesor untuk mengerjakan proses yang prempsi tersebut.
PERHITUNGAN PADA KERJA PROSESOR
  • Lama Proses (t) adalah lama waktu yang diperlukan untuk mengolah proses itu di dalam prosesor
  • Lama Tanggap (T) adalah waktu yang diperlukan untuk proses sejak mulai sampai selesai diolah oleh prosesor.
Terdapat 2 macam lama tanggap :
- Turn around time, Dengan memperhitungkan lama waktu.
- Respon time, Tidak memperhitungkan lama waktu.

TEKNIK PENJADWALAN PROSESOR
1. Kategori penjadwalan prosesor
    - Tanpa prioritas tanpa prempsi
    - Dengan prioritas tanpa prempsi
    - Tanpa prioritas dengan prempsi
    - Dengan prioritas dengan prempsi
2. Teknik penjadwalan prosesor
    - Penjadwalan satu tingkat
    - Penjadwalan multi tingkat
3. Teknik penjadwalan satu tingkat.
 
RUMUS PENJADWALAN
  •  Jika terdapat N proses serentak, serta setiap proses memiliki lama tanggap sebesar T, maka rerata lama tanggap Tr adalah :
          - Tr = (jumlah Ti)/N
  • Waktu sia-sia (T - t), waktu yang terbuang dalam antrian atau selama terkena prempsi.
  • Rasio tanggap (Rt), perbandingan di antara lama proses terhadap lama tanggap.
  • Rasio pinalti (Rp), perbandingan diantara lama tanggap terhadap lama proses.
         - Rt = t/T dan
         - Rp = T/t
 
ALGORITMA PENJADWALAN PROSES
  1. Algoritma First Come First Served (FCFS)/FIFO (First In First Out)
  2. Algoritma PTD/SJF (Shortest Job First)
  3. Algoritma PTDP (Penjadwalan proses terpendek dipertamakan prempsi)
  4. Algoritma RPTD (Ratio penalti tertinggi dipertamakan)
  5. Algoritma Roun Robin 
Penjelasan algoritma penjadwalan proses
1. Algoritma penjadwalan proses terpendek dipertamakan prempsi (PTDP/FCFS/FIFO)
Merupakan algoritma penjadwalan CPU yang paling sederhana. Proses yang tiba lebih dahulu akan dilayani lebih dahulu. Jika ada proses tiba pada waktu yang sama, maka pelayanan mereka dilaksanakan berdasarkan urutan  dalam antrian. Proses di antrian belakang harus menunggu sampai semua proses di depannya selesai.
 
Contoh :
Misalkan ada tigas proses P1,P2,P3 yang datang dengan lama waktu kerja CPU(CPU Waiting Time) masing-masing sebagai berikut :
Proses                        Waiting Time
   P1                                     24
   P2                                       3
   P3                                       3
Jika proses datang dengan urutan P1,P2,P3 dan dilayani dengan algoritma FIFO, maka dapat digambarkan Gantt Chart-nya :
 
  • Dari Gantt Chart dapat diambil kesimpulan waktu tunggu untuk P1 adalah 0 milidetiktunggu  untuk P2 adalah 24 milidetik, waktu tunggu P3 adalah 27 milidetik.
  • Jadi rata-rata waktu tunggu  (Average Waiting Time/AWT) adalah (0+24+27)/3 = 17 milidetik.  
  • Kemudian jika waktu kedatangan proses adalah P3, P2, P1 maka Gantt Chartnya adalah
 
  • Turn around time (waktu penyelesaian) P3 adalah 0, P2 = 3, P1=6, maka rata-rata turn around time = (0+3+6)/3 = 3 milidetik.
2. Algoritma PTD/SJF
Penjadwalan dengan prioritas tanpa prempsi, terdapat 2 langkah :
- Langkah I : tentukan urutan prioritas berdasarkan pendeknya proses yang dilayani
- Langkah II : penentuan proses mana yang dilayani oleh pemroses.
  •  Setiap proses yang ada dalam ready queue akan dieksekusi berdasarkan burst time terkecil
  • Hal ini mengakibatkan waiting time yang terpendek untuk setiap proses, maka rerata waiting time (AWT) juga menjadi pendek
  • Algoritma ini dikatakan optimal.
contoh :
Nama Proses                     Waktu Tiba                  Lama Eksekusi
        A                                             0                                        10
        B                                             0                                          5
        C                                             0                                          7
        D                                             0                                          1
        E                                             0                                          3


Proses Lanjutan
 

Nama Proses                     Waktu Tiba                  Lama Eksekusi
        D                                             0                                          1
        E                                             0                                          3
        B                                             0                                          5
        C                                             0                                          7
        A                                             0                                         10
 
 
Proses Lanjutan
 
 
Nama         Waktu      Lama                  Mulai            Selesai              TA
Proses        Tiba       Eksekusi         Eksekusi       Eksekusi
     D                  0                1                         0                       1                       1
     E                   0               3                          1                      4                        4
     B                   0               5                          4                      9                       9
     C                   0               7                          9                    16                      16
     A                  0              10                         16                 26                       26
                                ∑TA = 56
                                 rata2 TA = 11,2
 Proses Lanjutan

Nama Proses                 Lama Eksekusi           Waktu Tiba
        D                                             1                                       0
        E                                             3                                        2
        B                                             5                                        5
        C                                             7                                        7
        A                                           10                                       9
 
Proses Lanjutan


Nama         Waktu      Lama                  Mulai            Selesai          Waktu         TA
Proses        Tiba       Eksekusi         Eksekusi       Eksekusi       Tunggu
     D                  0                1                         0                       1                      0                 1
     E                   2               3                          2                      5                       0                 3
     B                   5               5                          5                   10                       0                 5
     C                   7               7                          10                 17                      3               10
     A                  9              10                         17                 27                       8              18
                                                              ∑TA = 37
                                                                  Rerata = 7,4

3. Algoritma penjadwalan proses terpendek dipertamakan prempsi (PTDP/PSPN/SRT)
Penjadwalan dengan prioritas dengan prempsi beberapa ketentuan :
  • Prioritas berdasarkan pendeknya sisa proses
  • Diperhatikan saat proses tiba atau saat proses selesai
  • Menghitung lama sisa proses dari semua proses yang ada
  • Jika proses dengan sisa proses yang lebih pendek dari proses yang sedang dikerjakan, maka atas dasar prempsi proses yang sedang dikerjakan akan dikeluarkan dari prosesor.

contoh :
Nama Proses    Saat Tiba       Lama Proses
         A                           0                        7
         B                           2                        3
         C                           4                        9
         D                           5                        4
 
Barisan Proses :
                           A                B                  C           D
 
 Sisa                           A=5           A=5              A=5
 
                                    B=2           B=1              B=0
                                                       C=9              C=9
                                                       D=4
 
 
 
 
Tabel PTPD
 
 
 
 4. Algoritma Penjadwalan Ratio Pinalti Tertinggi Dipertamakan (RPTD/HPRN)
Penjadwalan dengan prioritas tanpa prempsi
ketentuan :
Prioritas berdasarkan besarnya nilai ratio pinalti
rumus ratio pinalti = Rp = (s + t)/t
    s = waktu sia-sia (saat selesai - saat tiba)
    t = lama proses
Tetap mendahulukan proses terpendek, namun prioritas proses panjang akan turut meningkat melalui peningkatan ratio pinaltinya.
 
contoh :
  
Step  1
 
PENJELASAN STEP 1
Pada saat 0 : hanya ada A, A diolah
Pada saat 4 : A rampung B,C,D,E telat tiba
 
Perhitungan Rasio Penalti  
       Proses         Tiba Selama          Rasio Penalti
           B                  4 - 1 = 3                 (3 + 2)/2 = 2,5
           C                  4 - 2 = 2                 (2 + 5)/5 = 1,2
           D                  4 - 3 = 1                 (1 + 8)/8 = 1.125
           E                  4 - 4 = 0                  (0 + 4)/4 = 1
 
 Ratio penalti tertinggi pada B, B diolah

Step 2
PENJELASAN STEP 2

Pada saat 6  :  A dan B telah rampung 
Perhitungan rasio penalti
           Proses        Tiba selama        Rasio penalti
     C              6 - 2 = 4            (4 + 5)/5 = 1,8
     D              6 - 3 = 3            (3 + 8)/8 = 1,375
     E              6 - 4 = 2            (2 + 4)/4 = 1,5
         
Rasio penalti tertinggi pada C, C diolah
Step 3
 
PENJELASAN STEP 3
 
Pada saat 11 :  A, B, dan C telah rampung
Perhitungan rasio penalti
     Proses          Tiba selama             Rasio penalti
          D               11 - 3 = 8               (8 + 8)/8 = 2
          E               11 - 4 = 7               (7 + 4)/4 = 2,75
          
Raio penalti tertinggi pada E, E diolah
Pada saat  15 : A, B, C, dan E telah rampung D diolah
Tabel RPTD/HPRN 
 
Barisan proses
 
   
 

5. Algoritma Penjadwalan Putar Gelang (Roun Robin/Time Slice)
Penjadwalan tanpa prioritas dengan prempsi

Beberapa ketentuan :
  • Kuantum waktu, waktu yang digunakan oleh prosesor untuk melengkapi setiap proses
  • Prosesor akan melayani setiap proses berdasarkan antrian
  • Prosesor akan melayani sesuai dengan kuantum waktu yang sudah ditentukan.
contoh :
Tabel proses putar gelang
Kuantum 3

Penyelesaian Algoritma Roun Robin/Time Slice
 
 
Tabel putar gelang